3 Cara Servis Motor Injeksi Agar Performa Tetap Prima

Sekarang ini, motor injeksi sangat banyak peminatnya. Telah menjadi keinginan sebagian masyarakat untuk mempunyai motor injeksi tersebut. Motor injeksi memang mempunyai banyak kelebihan. Nah, salah satu kelebihan dari motor injeksi tersebut adalah irit bahan bakar. Akan tetapi, anda juga harus tahu kalau motor injeksi seperti Yamaha Vixion, Yamaha Mio J, serta Honda Beat injeksi harus rajin diservis. Cara servis motor injeksi harus dilakukan dengan benar agar tak terjadi kerusakan yang dapat mengganggu aktifitas berkendara anda.

Pada dasarnya, cara servis motor injeksi dengan motor karburator tidak jauh berbeda. Jikalau ada perbedaan, hanya di bagian bagian tertentu yang mendapatkan perhatian khusus dan waktu perawatan saja. Perawatan ataupun servis ini, pada dasarnya bertujuan guna menjaga supaya kinerja motor dengan sistem injeksi selalu prima. Selain itu, juga bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada bagian injektor. Jika anda sering menservis motor injeksi anda, maka motor tersebut akan lebih tahan lama dan performanya semakin terjaga.

Cara Servis Motor Injeksi

Untuk pemilik motor injeksi, jika motor telah digunakan menempuh jarak 2.000 km, maka ada beberapa komponen yang sebaiknya diganti agar performanya tetep prima. Apabila anda malas untuk melakukan perawatan, maka motor tidak akan bekerja dengan maksimal. Terlebih lagi, motor injeksi anda akan boros bahan bakar. Untuk itu, langsung saja anda baca cara servis motor injeksi berikut ini.

1. Selang Saluran Bahan Bakar

Injektor pada motor injeksi berfungsi untuk menyemprotkan kabut bahan bakar bertekanan tinggi ke mesin yang takaran dan juga waktunya diatur oleh Electronic Control Unit (ECU). Komponen tersebut memiliki peran penting dalam menentukan proses pembakaran pada ruang bakar mesin. Komponen ini juga menentukan boros tidaknya komsumsi bahan bakarnya. Akan tetapi, ketepatan sistem kerja tersebut juga tergantung pada komponen lain, termasuk selang dan juga pompa bahan bakar. Apabila selang kotor atau bahkan bocor, maka kinerja injektor tidak akan maksimal. Maka dari itu, selang harus selalu diperiksa setelah motor injeksi menempuh jarak 2000 km.

2. Ketepatan Posisi Klep Injektor

Meski waktu dan juga tekanan ke klep diatur oleh komponen ECU. Akan tetapi, seringkali posisi klep mengalami perubahan karena berbagai faktor. Maka dari itu, supaya kinerja injektor maksimal, pastikan bahwa klep berada di posisi tepat. Hal ini berarti, posisi tidak terlalu renggang dan tidak terlalu rapat. Apabila terlalu renggang, maka asupun bahan bakar ke komponen tersebut akan berlebih. Sebaliknya, apabila terlalu rapat akan menyebabkan semprotan kabut bahan bakar ke ruang bakar tidak ideal. Dengan begitu, hasil proses pembakaran menjadi tidak sempurna. Tenaga mesin pun akan menjadi loyo. Motor injeksi anda akan menjadi boros bahan bakar.

3. Periksa Busi dan Filter Udara

Busi berfungsi untuk pemantik api yang dibutuhkan ketika proses pembakaran di ruang bakar. Ketepatan pantikan api busi dengan semburan bahan bakar yang bercampur udara di ruang bakar menentukan sempurna tidaknya proses pembakaran. Maka dari itu, bersihkan busi secara rutin agar pantikan api sempurna. Selain itu, anda atur ulang tingkat kerenggangan sumbu dan juga katub busi. Begitupun dengan filter udara. Apabila filter kotor, maka segera bersihkan. Sementara apabila sel-sel kerta sangat kotor atau mungkin rusak, lebih baik diganti dengan yang baru. Karena filter yang rusak atau kotor akan menjadikan hembusan udara ke ruang bakar terhambat.

loading...